Beranda » Informasi » Mengolah Air Bersih yang Tercemar

Mengolah Air Bersih yang Tercemar

T Diposting oleh pada 14 Desember 2018
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 245 kali

Saat bencana terjadi, kelangkaan air bersih tentunya menjadi masalah yang perlu diperhatikan. Pada kondisi ini banyak sumber air yang mengalami pencemaran. Lalu bagaimana caranya mengolah air bersih yang terkena pencemaran?

Dua pertiga dari berat tubuh manusia adalah air. Hal ini membuat manusia mampu bertahan hidup tanpa makanan selama tiga minggu, tetapi tidak mungkin hidup tanpa air selama lebih dari tiga hari.

Kondisi air yang dikategorikan aman dan sehat dikonsumsi adalah jernih, tak berwarna, tak berbau, tak berasa, bebas dari penyakit yang mengandung mikroorgansime dan bebas zat kimia berbahaya.

Dengan adanya bencana alam tentunya membuat banyak sumber mata air bersih tercemar, baik karena bahaya biologis (seperti virus, bakteri atau cacing) maupun bahaya kimia (seperti deterjen, pelarut, sianida, logam berat, asam mineral dan organik, senyawa nitrogen, sulfida, amoniak dan senyawa organik beracun biosidal varietas besar).

Bahaya biologis dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti:

  1. Diare
  2. Infeksi cacing
  3. Disentri (baik amuba dan bakteri)
  4. Kolera
  5. Masalah lambung
  6. Penyakit tipus
  7. Penyakit kuning

Sedangkan bahaya kimia dapat menyebabkan masalah kesehatan sebagai berikut:

  1. Infeksi kulit
  2. Gangguan usus
  3. Gangguan hati, tulang dan sistem peredaran darah, kelahiran anomali
  4. Anemia, kerusakan sumsum tulang, leukemia
  5. Kerusakan sistem saraf pusat
  6. Masalah karsinogenik

Bagaimana memurnikan air yang tercemar?

pemurnian air yang banyak dilakukan ada tiga tahap, yaitu penyimpanan, filtrasi dan klorinasi. Tapi sepertinya tiga tahap ini belum cukup untuk benar-benar memurnikan air yang tercemar.

Berikut beberapaa cara lain untuk mengurangi bahaya pencemaran air baik secara biologis maupun kimiawi:

1. Penyaringan dan perebusan
Meski tampak bersih, air yang akan diminum harus disaring dan direbus hingga mendidih setidaknya selama 5-10 menit. Hal ini dapat membunuh bakteri, spora, ova, kista dan mensterilkan air. Proses ini juga menghilangkan karbon dioksida dan pengendapan kalsium karbonat.

2. Disinfeksi kimia
Hal ini berguna untuk memurnikan air yang disimpan pada tempat seperti di genangan air, tangki atau air sumur.

3. Bubuk pemutih
Proses ini merupakan diklorinasi kapur. 2,3 gram bubuk pemutih diperlukan untuk mendisinfeksi 1 meter kubik (1.000 liter) air. Tapi air yang sangat tercemar dan keruh tidak bisa dimurnikan dengan metode ini.

Bubuk pemutih merupakan senyawa tidak stabil dengan bau yang menyengat. Ketika senyawa ini terkena udara, cahaya atau kelembaban, maka senyawa ini akan cepat kehilangan kadar klorin, sehingga menjadi tidak efektif.

4. Tablet klorin
Dipasaran, tablet klorin dijual dengan nama tablet halazone. Senyawa ini mungkin cukup mahal tetapi efektif untuk memurnikan air dengan skala kecil.

Tablet klorin ‘smarter’ telah diperkenalkan baru-baru ini. Tablet klorin ini 15-20 kali lebih kuat dari tablet halogen. Satu pil 0.5 gms, cukup untuk mendisinfeksi 20 liter air.

5. Filter
Ada beberapa jenis filter, antara lain filter keramik ‘lilin’ dan UV filter.

Bagian utama dari sebuah filter keramik ‘lilin’ ini adalah lilin yang terbuat dari porselin atau tanah infusorial. Permukaannya dilapisi dengan katalis perak sehingga bakteri yang masuk ke dalam akan dibunuh. Metode ini menghilangkan bakteri yang biasanya ditemukan dalam minum air, tetapi tidak efektif dengan virus yang bisa lolos saringan.

Alat UV filter umumnya terdiri dari prefilter, yaitu filter kotoran fisik. Kartrid karbon menghilangkan air dari kotoran organik yang berwarna, bau, bebas klorin dan lainnya. Sedangkan berkas sinar UV berfungsi untuk menghilangkan bakteri dan virus.

Sumber : health.detik.com

Jasa Filter Air Asin | Harga Filter Air Asin | Jasa Filter Air Laut

PT. Tirtamakmur Wisesa Abadi (TWA) hadir untuk membantu kebutuhan air bersih di Indonesia, dengan proses Reverse Osmosis (RO), Sea Water Reverse Osmosis (SWRO), atau desalinasi air laut yang akan mengubah air kotor, air laut, air payau, bau logam, berkerak, Asin menjadi air tawar dan air bersih. Silahkan hubungi nomor HP. 081337752620 atau nomor kantor pusat di Bali di Nomor 0361-4753988 untuk langsung berhubungan dan berdiskusi mengenai masalah air anda. Atau juga bisa melalui emai ke info@tiwa.co.id (tiwa.co.id)

Belum ada Komentar untuk Mengolah Air Bersih yang Tercemar

Silahkan tulis komentar Anda

a Artikel Terkait Mengolah Air Bersih yang Tercemar

Service atau Layanan PT. Tirtamakmur Wisesa Abadi

Service atau Layanan PT. Tirtamakmur Wisesa Abadi

T 7 Desember 2015 F A welly

PT. Tirtamakmur Wisesa Abadi, adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang water treatment. Dan diantaranya berikut ini secara detail layanan yang kami sediakan untuk anda. KONTRAK AIR BERSIH Kami melayani untuk pembelian air bersih dengan system kontrak pembelian air. Kami... Selengkapnya

Proses Water Treatment

Proses Water Treatment

T 13 Januari 2018 F A twadigmark

Proses Water Treatment Air bersih sangat penting untuk kehidupan sehari-hari. Air sangat penting untuk Kesehatan, kebersihan dan produktivitas manusia. Proses Water Treatment berbeda-beda, tergantung pada alat dan kondisi air dan kebutuhannya, tetapi prinsip-prinsip dasar yang sebagian besar sama. Bagian di... Selengkapnya

Air RO ( Reverse Osmisis ) Sangat Baik Digunakan untuk Memasak

Air RO ( Reverse Osmosis ) Sangat Baik Digunakan untuk Memasak

T 25 Januari 2019 F A twadigmark

Kotoran dalam air rumah Anda akan mempengaruhi rasa makanan yang Anda buat. Itu masuk akal ketika Anda memikirkannya, karena air yang Anda masak sering berakhir di makanan Anda. Saat Anda merebus pasta, membuat sup, atau memanggang roti buatan sendiri, air... Selengkapnya

+ SIDEBAR
Water Treatment

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi customer service kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai layanan kami.

WhatsApp us
%d blogger menyukai ini: