Beranda » Informasi » Memecahkan Masalah Sumber Daya Air Global Melalui Teknologi yang Mengubah Air Laut menjadi Air Minum

Memecahkan Masalah Sumber Daya Air Global Melalui Teknologi yang Mengubah Air Laut menjadi Air Minum

T Diposting oleh pada 1 Maret 2019
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 39 kali

Bumi dikatakan sebagai “Planet Air,” tetapi 97,5% air di Bumi adalah air laut. Sumber daya air tawar yang dapat diminum hanya 2,5%. Dan volume air tawar yang dapat kita akses bahkan jauh lebih sedikit lagi; yaitu hanya 0,01% dari air di Bumi.
Pada tahun-tahun terakhir ini, peningkatan populasi, perluasan ekonomi, dan perubahan iklim yang semakin cepat membuat masalah lingkungan terkait dengan kurangnya sumber daya air menjadi semakin berat.

Dalam keadaan seperti ini, kemampuan mengekstraksi air minum dari air laut yang sangat berlimpah di Bumi akan membantu orang-orang di kawasan yang mengalami kekurangan air. Toray berharap dapat mencapai kemampuan ini melalui teknologi yang memproduksi air tawar dengan desalinasi air laut.

Membran Osmosis Balik

Membran osmosis balik adalah “membran semipermeabel” yang berisi lubang-lubang kecil berdiameter 0,6 hingga 0,8 nanometer (1 nanometer adalah 1 per 1 juta mm). Garam dihilangkan ketika air laut melewati membran ini, sehingga menghasilkan air tawar (air desalinasi).

PT. Tirtamakmur Wisesa Abadi (TWA) hadir untuk membantu kebutuhan air bersih di Indonesia, dengan proses Reverse Osmosis (RO), Sea Water Reverse Osmosis (SWRO), atau desalinasi air laut yang akan mengubah air kotor, air laut, air payau, bau logam, berkerak, Asin menjadi air tawar dan air bersih. Silahkan hubungi nomor HP. 081337752620 atau nomor kantor pusat di Bali di Nomor 0361-4753988 untuk langsung berhubungan dan berdiskusi mengenai masalah air anda. Atau juga bisa melalui emai ke info@tiwa.co.id

Belum ada Komentar untuk Memecahkan Masalah Sumber Daya Air Global Melalui Teknologi yang Mengubah Air Laut menjadi Air Minum

Silahkan tulis komentar Anda

a Artikel Terkait Memecahkan Masalah Sumber Daya Air Global Melalui Teknologi yang Mengubah Air Laut menjadi Air Minum

Sejarah Reverse Osmosis

Sejarah Singkat Reverse Osmosis

T 5 Oktober 2018 F A twadigmark

  Proses osmosis melalui membran semipermeabel pertama kali diamati pada tahun 1748 oleh Jean-Antoine Nollet. Untuk 200 tahun berikutnya, osmosis hanya fenomena yang diamati di laboratorium. Pada tahun 1949, University of California di Los Angeles pertama kali menyelidiki desalinasi air... Selengkapnya

Air Payau Tidak Sehat untuk Digunakan

Air Payau Tidak Sehat untuk Digunakan

T 11 Januari 2019 F A twadigmark

Air dengan tingkat kadar garam tinggi (payau) tidak untuk keperluan MCK (mandi, cuci dan kakus), apalagi dikonsumsi. Penggunaan air payau untuk dikonsumsi dapat menyebabkan seseorang terkena penyakit perut seperti diare. Sedangkan bila digunakan untuk mandi, dapat memicu munculnya penyakit kulit,... Selengkapnya

Manfaat Mengukur Nilai TDS Pada Air

T 22 Februari 2019 F A twadigmark

Apakah Itu TDS Air dan Apa manfaat mengukur nilai TDS Apakah Itu TDS (Total Dissolved Solids )/Jumlah Padatan Terlarut ? TDS (Total Dissolved Solids) atau ” Padatan Terlarut ” mengacu pada setiap mineral, garam, logam, kation atau anion yang terlarut dalam air. Ini... Selengkapnya

+ SIDEBAR
Water Treatment

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi customer service kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai layanan kami.

Head Office

Jalan Patih Jelantik Blok Techno No. 3 Central Parkir Kuta – Bali

+62 361-4753988 | +62 81337752620

info@tiwa.co.id

Find us in Google Map !

Wilayah Layanan

WhatsApp chat
%d blogger menyukai ini: