Beranda » Informasi » Krisis Air Global Mendorong Penggunaan SWRO dan BWRO

Krisis Air Global Mendorong Penggunaan SWRO dan BWRO

T Diposting oleh pada 16 Agustus 2019
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 212 kali

Air menutupi 70% dari planet kita, dan mudah untuk berpikir bahwa itu akan selalu berlimpah. Namun, air tawar — barang yang kita minum, mandi, mengairi ladang pertanian kita — sangat jarang. Hanya 3% dari air dunia adalah air tawar, dan dua pertiga darinya tersimpan di gletser beku atau tidak tersedia untuk kita gunakan. Akibatnya, sekitar 1,1 miliar orang di seluruh dunia tidak memiliki akses ke air, dan total 2,7 miliar menemukan kekurangan air untuk setidaknya satu bulan dalam setahun. Sanitasi yang tidak memadai juga menjadi masalah bagi 2,4 miliar orang — mereka terpapar penyakit, seperti kolera dan demam tifoid, dan penyakit yang ditularkan melalui air lainnya.

Dua juta orang, kebanyakan anak-anak, meninggal setiap tahun karena penyakit diare saja. Banyak sistem air yang menjaga ekosistem berkembang dan memberi makan populasi manusia yang tumbuh telah menjadi stres. Sungai, danau, dan akuifer mengering atau menjadi terlalu tercemar untuk digunakan.

Lebih dari separuh lahan basah dunia telah hilang. Pertanian mengonsumsi lebih banyak air daripada sumber lainnya dan banyak membuangnya melalui ketidakefisienan. Perubahan iklim mengubah pola cuaca dan air di seluruh dunia, menyebabkan kekurangan dan kekeringan di beberapa daerah dan banjir di tempat lain.

Pada tingkat konsumsi saat ini, situasi ini hanya akan bertambah buruk. Pada tahun 2025, dua pertiga populasi dunia mungkin menghadapi kekurangan air. Dan ekosistem di seluruh dunia akan semakin menderita.

PT. Tirtamakmur Wisesa Abadi (TWA) hadir untuk membantu kebutuhan air bersih di Indonesia, dengan proses Reverse Osmosis (RO), Sea Water Reverse Osmosis (SWRO), atau desalinasi air laut yang akan mengubah air kotor, air laut, air payau, bau logam, berkerak, Asin menjadi air tawar dan air bersih. Silahkan hubungi nomor HP. 081337752620 atau nomor kantor pusat di Bali di Nomor 0361-4753988 untuk langsung berhubungan dan berdiskusi mengenai masalah air anda. Atau juga bisa melalui emai ke info@tiwa.co.id

Belum ada Komentar untuk Krisis Air Global Mendorong Penggunaan SWRO dan BWRO

Silahkan tulis komentar Anda

a Artikel Terkait Krisis Air Global Mendorong Penggunaan SWRO dan BWRO

STP-Sewage-Treatment-Plant-Instalasi-Pengolahan-Limbah-Cair-untuk-Industri-Pariwisata-di-Bali

STP ( Sewage Treatment Plant ) / Instalasi Pengolahan Limbah Cair untuk Industri Pariwisata di Bali

T 17 Mei 2019 F A twadigmark

Bali merupakan destinasi top di dunia maka banyak terdapat fasilitas akomodasi untuk menunjang wisatawan yang berkunjung, Sarana akomodasi tentunya sangat dibutuhkan untuk setiap kegiatan wisata,karena kegiatannya membutuhkan waktu lebih dari 1 hari. Seluruh akomodasi umumnya menyediakan jasa pelayanan penginapan yang... Selengkapnya

Prinsip Reverse Osmosis

Prinsip Reverse Osmosis

T 12 Oktober 2018 F A twadigmark

Prinsip kerja Reverse osmosis adalah proses demineralisasi yang bergantung pada semipermeabel Membran untuk mempengaruhi pemisahan padatan terlarut dari suatu cairan. Sebuah membran semi-permeable, seperti halnya membran yang tersusun dari dinding-dinding sel atau seperti susunan sel pada kantung kemih, bersifat selektif... Selengkapnya

Berapa Banyak Air Olahan SWRO yang Saat ini Diambil dari Lautan

Berapa Banyak Air Olahan SWRO yang Saat ini Diambil dari Lautan?

T 11 Oktober 2019 F A twadigmark

Di seluruh dunia, ada sekitar 16.000 pabrik desalinasi di lebih dari 100 negara. Secara kolektif, mereka dapat menghasilkan 95 juta meter kubik air tawar per hari, yang cukup untuk memasok sekitar 300 juta orang. Tujuh puluh persen fasilitas berlokasi di... Selengkapnya

+ SIDEBAR
Water Treatment

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi customer service kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai layanan kami.

WhatsApp us
%d blogger menyukai ini: